All About Borneo

Just another WordPress.com weblog

Ketupat Kandangan

Posted by deborneo15 on March 21, 2010

Ketupat Kandangan

Ketupat Kandangan adalah salah satu masakan khas Kalsel yang berasal dari Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS). Di kota ini terdapat sentra warung ketupat Kandangan yang dibuka siang dan malam. Hal ini untuk memenuhi permintaan masyarakat Kandangan sendiri. Lebih khusus lagi untuk memberikan pelayanan kepada penumpang angkutan antar kota dalam propinsi atau penumpang angkutan bus besar antar kota antar propinsi mengingat kota ini dilintasi jalan trans Kalimantan.

Sedangkan kalau di Banjarmasin, ketupat Kandangan biasanya dimakan sebagai sarapan pagi. Tempatnya pun tersebar dimana-mana, diantaranya bisa dijumpai di sekitar jalan Pangeran Antasari (Jalan Jati). Umumnya warung di jalan ini bukanya siang hari tetapi yang paling banyak buka malam hari. Selain itu, juga ada di jalan Pasar Lama, jalan S. Parman, jalan teluk Dalam, Jalan A. Yani dan beberapa tempat lainnya.

Ketupat

Ketupat Kandangan adalah salah satu makanan khas Kalsel yang sederhana tapi sangat mengundang selera dan unik. Dikatakan sederhana, karena ketupat yang satu ini disajikan hanya dengan guyuran kuah santan kental mirip opor, berwarna kekuningan dan ditaburi bawang merah goreng. Lauknya adalah ikan haruan goreng atau ikan haruan masak habang (seperti bumbu bali atau bumbu balado). Ikan haruan ini adalah ikan khas Kalsel yang mirip dengan ikan gabus di Jawa yang sering disebut sebagai iwak kutuk, tetapi durinya tidak terlalu banyak. Ikan haruan Banjarmasin lebih mirip ikan gabus dari Danau Sentani di Papua Barat yang juga sedikit durinya, dan dagingnya lebih gurih. Selain itu, biasa juga disajikan sate telur ikan haruan, sate isi perut ikan haruan, dan telur rebus masak habang.

Ikan Haruan Bakar

Cara makan ketupat Kandangan inipun sangat unik. Bagi orang Kandangan, sekalipun berkuah, ketupat ini justru harus disantap dengan tangan. Karena jika menggunakan sendok dianggap kurang lezat. Ketupatnya hanya dibelah dua ketika disajikan, lalu “dihancurkan” dengan tangan. Beras di Kalsel memang tidak pulen seperti di Jawa. Ditanak sebagai nasi pun, hasilnya seperti nasi pera yang tidak lengket satu sama lain. Ketika dimasak menjadi ketupat pun, nasinya masih mudah tercerai-berai lagi. Setelah nasi ketupat itu “bubar jalan”, masing-masing akan menyerap kuah santan, sehingga mudah pula disuap dengan tangan.

Tertarik membuatnya sendiri, ikuti aja resep di bawah ini :

Bahan :
* 6 buah ketupat, dipotong-potong
* 750 gram ikan haruan segar (potong kepala, daging tengah, ekornya)
* 1 sendok teh asam jawa
* 1 sendok teh garam
* 1 sendok teh air jeruk nipis
* 5 lembar daun jeruk, disobek-sobek
* 2 batang serai, dimemarkan
* 1.500 ml santan dari 1 butir kelapa
* 6 sendok makan minyak untuk menumis

Bumbu halus :
* 10 butir bawang merah
* 4 siung bawang putih
* 3 butir kemiri
* 1/2 sendok teh ketumbar
* 1 cm jahe
* 3 cm kunyit
* 1/4 sendok teh merica
* 1/2 sendok teh terasi
* 4 3/4 sendok teh garam
* 1 cm lengkuas
* 1/8 sendok teh jintan
* 2 sendok teh gula pasir

Bahan sambal :
* 5 buah cabai merah
* 2 buah cabai rawit
* 1/2 sendok teh terasi goreng
* 1 buah tomat
* 1/2 sendok teh garam
* 1/4 sendok teh merica
* 2 sendok makan minyak untuk menumis

Cara membuat :
1. Lumuri ikan dengan asam jawa, garam, dan air jeruk nipis.
2. Diamkan 45 menit.
3. Panggang ikan di bara api sampai matang.
4. Tumis bumbu halus, daun jeruk, dan serai sampai matang.
5. Tuang santan lalu didihkan.
6. Masukkan ikan gabus. Rebus sampai bumbu meresap.
7. Sajikan dengan ketupat.
8. Sambal, goreng cabai, terasi, bawang merah, dan tomat sampai harum.
9. Angkat lalu tambahkan garam, dan merica. Haluskan.
10. Sajikan dengan ketupat kandangan.

Untuk 6 porsi.

Selamat mencoba ^^

Advertisements

9 Responses to “Ketupat Kandangan”

  1. vanu99 said

    hmmmm.. pasti enak tuh makanannya 🙂 jadi pengen nyoba…

  2. deborneo15 said

    ayo .. buruan jalan2 ke kalsel .. ditunggu lho ^^

  3. sunflo said

    aq juga suka ketupat… jadi kangen ma indonesia… 😦 secara di saudi susah bikin ketupat … pa pake daun kurma yaa?? 😕

  4. deborneo15 said

    wah .. jauh banget .. kudoain mga2 byk dapet rezki biar sering pulang ke Indonesia ya 🙂

  5. dini said

    enak banget …

  6. fifi hasan fachir said

    wahaha…paling enak klo makannya panas panas tuh…pake sambel binjay….uenak eeeee…..

  7. deborneo15 said

    betul .. betul .. makasih dah ngingetin untuk ngebahas sambelnya 😀

  8. Kamal Ansyari said

    Ketupat Kandangan memang enak, apa lagi kalau makannya langsung pakai tangan tanpa menggunakan sendok.

  9. deborneo15 said

    pake tangan .. makannya lebih menghayati ya … xixixi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: